Teknologi

Embracer Group akan adopsi teknologi Teknologi AI pada pengembangan gim

9
×

Embracer Group akan adopsi teknologi Teknologi AI pada pengembangan gim

Sebarkan artikel ini
Embracer Group akan adopsi teknologi Teknologi Kecerdasan Buatan pada pengembangan gim

Ibukota – Korporasi gim Embracer Group akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) di tahapan pengembangan gim setelahnya merumahkan beberapa orang pegawai dan juga membatalkan beberapa proyek gim beberapa bulan lalu.

Dilansir dari Engadget pada Jumat, induk usaha dari perusahaan THQ Nordic, Gearbox Entertainment, lalu Crystal Dynamics – Eidos Montreal itu mengungkapkan rencana yang dimaksud di laporan tahunan mereka.

Embracer Group memutuskan akan mengadopsi Teknologi AI di produksi gim dia di dalam sedang kontroversi pemanfaatan teknologi yang dimaksud pada lapangan usaha gim kemudian bidang kreatif lainnya.

Mereka menganggap apabila bukan mengadopsi AI, menyebabkan perusahaan tertinggal dari pengembang juga penerbit gim besar lainnya seperti EA, Sony, Square Enix, juga Ubisoft.

Teknologi Artificial Intelligence disebut akan membantu mempercepat proses pengembangan lalu memberikan pengalaman bermain gim yang optimal bagi para pemain.

"AI miliki kemampuan memutakhirkan pengembangan gim secara masif dengan meningkatkan efisiensi sumber daya, menambahkan perilaku cerdas, personalisasi, kemudian optimasi ke pada pengalaman bermain gim," kata Embracer Group pada laporan tersebut.

Meskipun pemakaian Teknologi AI pada pengembangan gim dinilai miliki banyak manfaat, Embracer Group menyatakan bahwa merekan menyadari langkah ini bukanlah tanpa risiko. Mereka mencatatkan data bahwa Kecerdasan Buatan mungkin saja "menciptakan hasil yang digunakan tidaklah etis, bias, diskriminatif, atau bahkan sepenuhnya salah apabila tiada dilatih, diinstruksikan, atau digunakan dengan benar.

Diketahui, rencana Embracer Group untuk mengadopsi Artificial Intelligence disampaikan beberapa bulan pasca mereka itu memberhentikan 1.500 karyawan kemudian membatalkan 80 proyek gim di setahun terakhir, dan juga menghentikan studio seperti Volition yang digunakan terkenal lewat gim "Saints Row".

Meskipun ada perasaan khawatir bahwa Kecerdasan Buatan akan menggantikan pekerja manusia, pihak Embracer Group mengungkapkan bahwa risiko yang dimaksud tiada akan terjadi. Bahkan menurutnya Kecerdasan Buatan akan membuka kesempatan bagi para disabilitas yang digunakan bukan dapat mengoperasikan peralatan tertentu dengan cara yang digunakan sejenis seperti pemukim non-disabilitas.

Artikel ini disadur dari Embracer Group akan adopsi teknologi AI dalam pengembangan gim