Teknologi

Gelaran TSA Game Fest kembangkan talenta gim Indonesia

9
×

Gelaran TSA Game Fest kembangkan talenta gim Indonesia

Sebarkan artikel ini
Gelaran TSA Game Fest kembangkan talenta gim Tanah Air

Ibukota Indonesia – Kementerian Komunikasi juga Informatika (Kemenkominfo) bekerja identik dengan Dinas Wisata juga Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat dan perusahaan pengembang gim Tanah Air mengadakan turnamen TSA Game Fest.

Pertemuan ini bertujuan memupuk talenta sektor gim Indonesia dengan memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berkompetisi, belajar, serta menampilkan kreasi gim mereka.

"Dalam acara TSA Game Fest, siswa akan dibekali pelatihan juga bimbingan terkait gim, merek juga dilatih secara praktek secara langsung pada kompetisi gim," kata Plh. Kepala Pusat Penguraian Profesi dan juga Sertifikasi Kemenkominfo Anny Triana pada siaran pers yang mana diterima di dalam Jakarta, Senin.

TSA Game Fest adalah bagian dari rangkaian Talent Scouting Academy (TSA) yang tersebut merupakan salah satu acara dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kemenkominfo, yang mana sejalan dengan Rencana "Merdeka Belajar Kampus Merdeka" Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, serta Teknologi.

"Nantinya hasil dari pelatihan ini dapat dikonversikan ke pada SKS sebagai substitusi mata kuliah, maka dari itu pelajar yang tersebut ingin mendaftar harus mendapatkan surat rekomendasi dari perguruan lebih tinggi sesuai dengan format yang digunakan akan diberikan nanti,” ujar Anny.

TSA Game Fest menghadirkan rangkaian kegiatan yang digunakan meliputi kompetisi (Game Jam), pelatihan (Showcase), lalu pameran. Kompetisi dimulai dengan tahap Game Jam di dalam mana 40 regu akan bersaing menghasilkan demo gim pada waktu satu minggu, dimulai pada 12 Juli hingga 21 Juli 2024.

Seleksi selanjutnya akan dijalankan untuk memilih 20 pasukan terbaik yang dimaksud akan melanjutkan ke tahap pelatihan intensif. Partisipan yang mana lolos tahap penyisihan akan menjalani pelatihan secara secara langsung sama-sama mentor berpengalaman dari bidang pemrograman, desain gim, seni, juga manajemen item yang tersebut akan diselenggarakan selama bulan Agustus 2024.

Pameran akan menjadi puncak kegiatan, pada mana 10 regu terbaik memamerkan karya mereka pada Bandung pada 28-29 September 2024. Para pengunjung dapat mencoba purwarupa gim yang mana dihasilkan 10 grup ini secara langsung. Kemudian juri memilih 3 tim terbaik yang digunakan bersaing untuk total hadiah Rp30 juta.

Adapun perusahaan pengembang gim Indonesia, Agate International melalui Agate Academy bermetamorfosis menjadi pihak swasta yang turut terlibat di kompetisi ini.

Kepala Sektor Industri Peluang Usaha Pariwisata Disparbud Jawa Barat Rispiaga menjelaskan subsektor perangkat lunak kemudian gim mempunyai peluang yang mana sangat besar.

Dengan laju peningkatan yang mana signifikan yaitu sebesar 13,41 persen per tahun dengan unit perniagaan berjumlah 6.167 unit, subsektor ini memberikan kontribusi Sistem Domestik Daerah Bruto (PDRB) sektor ekonomi kreatif Jawa Barat sebesar Rp1.069 miliar.

Kuantitas yang disebutkan sebanding dengan 0,06 persen dari sumbangan terhadap PDRB Jawa Barat pada tahun 2020.

“Dinas Perjalanan lalu Kebudayaan Provinsi Jawa barat miliki keseriusan di meningkatkan subsektor program & gim dengan beragam kegiatan yang sudah kami laksanakan. Pertemuan TSA Game Fest ini menjadi penyempurna inisiatif terkait aplikasi mobile dan gim, yang dimaksud kami harapkan dapat berubah jadi awal inkubasi subsektor tersebut,” ujar Rispiaga.

Artikel ini disadur dari Gelaran TSA Game Fest kembangkan talenta gim Indonesia