Berita

Semua Merapat ke Kekuasaan, Ray Rangkuti: Politik Kita Sudah Mati

16
×

Semua Merapat ke Kekuasaan, Ray Rangkuti: Politik Kita Sudah Mati

Sebarkan artikel ini
Semua Merapat ke Kekuasaan, Ray Rangkuti: Politik Kita Sudah Mati

JAKARTA – Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti menyebut, jikalau urusan politik pada Indonesia sudah ada terhenti ketika ini. Sebabnya, tak ada para elite kebijakan pemerintah yang dimaksud menyatakan mau berbeda sikap dengan penguasa ketika ini.

“Saya kira kalau tadi diperdebatkan bagaimana sih kebijakan pemerintah kita, saya kira urusan politik kita sudah ada meninggal sekarang,” kata Ray pada Launching Laporan Tahunan PBHI 2023 bertajuk Tak Eksternal Lagi, Untuk Kedua Kali, Orde Baru Kembali di kawasan Tebet, DKI Jakarta Selatan, hari terakhir pekan (26/4/2024).

“Tak ada lagi kebijakan pemerintah kalau urusan politik pada pengertian adalah mekanisme untuk menjalankan perbedaan menuju kebaikan bersama,” tambahnya.

Sebaliknya kata dia, apabila kebijakan pemerintah itu memiliki pengertian cara untuk setiap saat mendapatkan kekuasaan, maka kebijakan pemerintah itu memanglah hidup pada waktu ini. Bahkan, urusan politik dengan pengertian itu pada waktu ini akan segera dianggap lebih besar hidup.

“Kenapa, kan belum apa-apa semuanya telah mau merapat ke kekuasaan, kalau semua mau merapat ke kekuasaan, ya politiknya mati, kan tak ada yang dimaksud bersiap mau jadi oposisi,” tuturnya.

“Enggak ada yang digunakan bersiap mau menyatakan perbedaan (pendapat), ya kebijakan pemerintah mati, ke DPRnya mati, kan tak ada lagi perdebatan-perdebatan yang digunakan memperlihatkan betapa pentingnya perbedaan-perbedaan pikiran kemudian seterusnya,” sambungnya.

Ray menambahkan, ia pesimistis dengan demokrasi pada Tanah Air ini lantaran nepotisme kemudian oligarki justru disambut oleh 58 persen masyarakat pada Indonesia.

“Pihak-pihak yang digunakan melakukan kritisi dianggap tak move on, sedangkan para elite yang tersebut memberikan contoh pola perilaku saya dapat apa justru dianggap wajar,” tutupnya.

Artikel ini disadur dari Semua Merapat ke Kekuasaan, Ray Rangkuti: Politik Kita Sudah Mati