Lifestyle

Mencicipi kari juga taiyaki Negeri Sakura dengan gaya yang dimaksud kekinian

10
×

Mencicipi kari juga taiyaki Negeri Sakura dengan gaya yang dimaksud kekinian

Sebarkan artikel ini
Mencicipi kari juga taiyaki Negeri Sakura dengan gaya yang digunakan dimaksud kekinian

Ibukota – Makanan dari negeri Sakura, Jepang, memang benar tidaklah pernah gagal untuk memanjakan lidah rakyat Indonesia.

Bentuk makanannya yang dimaksud menyita perhatian pandangan mata, cita rasanya yang lembut juga menghangatkan perut menimbulkan siapa belaka penasaran untuk mencobanya. Tentunya, semua substansi yang tersebut digunakan setiap saat bermanfaat bagi keseimbangan tubuh.

Contoh belaka nasi kari, makanan yang mana disajikan dengan nasi putih panas yang dimaksud disiram dengan kuah kari kental berwarna pekat, akan menggugah selera anda untuk menyantapnya. Ditambah dengan potongan chicken katsu (ayam fillet tepung) lalu taburan sayur seperti kol putih, kentang kemudian wortel, anda dapat merasakan keontetikan Jepang.

Di Tanah Air sendiri, makanan itu sudah ada amat sederhana ditemui oleh masyarakat dengan lauk yang tersebut dapat dipilih sesuai selera. Mulai dari ayam, udang, daging cincang, sosis maupun telur rebus.

Antusias warga akan diperkenalkan kare ternyata dilihat oleh sebuah restoran Negeri Matahari Terbit bernama Go! Go! CURRY – Genki no Minamoto. Baru-baru ini, dia meluncurkan sebuah menu baru bernuansa laut dari Daerah Perkotaan Kanazawa, Jepun yang digunakan terkenal akan hidangan baharinya.

Ada dua menu baru yang mana ditawarkan pada pecinta kari yaitu Fish Katsu Curry lalu Ebi Katsu Curry. Berdasarkan pengalaman ANTARA ketika mencicipinya, kedua menu itu miliki keunikannya masing-masing.

Bagi anda pecinta makanan dengan sedikit bertekstur, Ebi Katsu Curry akan jadi pilihan yang dimaksud tepat. Dibalut dengan roti tepung, permukaan menghadapi katsu berubah menjadi amat sangat renyah. Tapi hal yang disebutkan bukan mengempiskan lembutnya potongan udang yang tersebut nampak dipotong kasar pada dalamnya.

Santapan anda akan semakin lezat, sebab kari yang mana digunakan oleh restoran itu mempunyai warna cokelat yang dimaksud amat kental. Rasanya mampu terbilang manis, namun secara samar rasa gurih masih mampu kita rasakan. Apalagi bila dimakan bersatu taburan kol yang segar.

Sementara bagi pecinta makanan dengan tekstur yang lebih besar lembut, Fish Katsu Curry sanggup jadi pilihan anda. Daging ikan yang berwarna putih yang dimaksud sederhana sekali untuk ditelan.

Kita semua paham betul bila pengolahan ikan memerlukan teknik khusus agar pada waktu dimakan tidaklah berbau amis. Alih-alih amis aromanya justru wangi, menggoda selera.

Selain Seafood Series, Go! Go! CURRY – Genki no Minamoto juga menyediakan opsi menu lainnya seperti Chicken Katsu Curry, Fried Shrimp Curry, Sausage Curry, Beef Hamburg Curry, juga Goriemon Curry.

Gurihnya croissant taiyaki

Croissant taiyaki dengan tiga varian rasa yang berubah menjadi menu andalan baru dari Gindaco. (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Selain hidangan utamanya, Negeri Sakura juga mempunyai aneka camilan terkenal yang lezat. Mulai dari camilan dengan tekstur kenyal seperti dango atau ichigo daifuku (mochi dengan isian stroberi), dorayaki hingga taiyaki.

Tak heran kalau sejumlah perusahaan food and beverage (F&B) terus melakukan pengembangan unik agar makanan yang digunakan dapat dinikmati semakin bervariasi. Sebut semata salah satunya Gindaco, merek yang dimaksud terkenal dikarenakan takoyakinya ini menghadirkan sebuah menu baru bernama Croissant Taiyaki.

Kue berbentuk ikan namun menggunakan komponen croissant, berhasil melahirkan hidangan baru yang digunakan berlapis, miliki wangi mentega yang tersebut amat kuat dengan tiga isian fla yang digunakan berbeda.

Berbicara tentang adonan pastry-nya, adonan dari camilan ini cukup tebal untuk dermis croissant. Mungkin lantaran prosesnya yang mana dilipat berulang kali, sehingga menciptakan tekstur yang mana berlapis. Warnanya cokelat keemasan, membuktikan jikalau adonan itu diolesi mentega yang mana harum ketika dipanggang.

Dari sisi bentuknya, anda akan mendapatkan makanan berbentuk segi panjang yang mana tengahnya mempunyai gambar ikan kakap merah. Ukurannya pun cukup besar, sehingga satu atau dua kue sudah ada cukup mengenyangkan perut kita.

“Kami mempertahankan bentuk khas taiyaki oleh sebab itu bentuk ikan merupakan simbol keberuntungan di dalam Jepang, serta kata tai sendiri mirip dengan kata medetai yang di Bahasa Negeri Sakura berarti bahagia atau sejahtera,” kata Marketing General Manager F&B ID Lany Cucu.

Dari sisi isiannya, pembeli tidaklah wajib takut sebab Gindaco memberikan pilihan rasa dengan kelebihannya masing-masing! Isian yang tersebut diberikan pada tiap kue itu cukup sejumlah dan juga tebal, teksturnya juga padat namun lembut di lidah.

Mulai dari varian cokelat, bagi anda yang mana tidaklah terlalu menyukai makanan manis, cokelat yang tersebut disajikan oleh Gindaco layak untuk dicoba! Kalau biasanya cokelat pada kue cenderung cair lalu manis, tidak ada demikian dengan varian yang dimaksud satu ini.

Bergeser ke varian dengan isian keju (chizu), ini akan cocok sekali bagi pemukim yang tersebut menyukai kombinasi antara gurihnya keju kemudian aroma mentega! warna flanya sedikit kekuningan, tapi nampaknya tiada memakai materi pewarna.

Namun dari semua varian yang dimaksud yang dimaksud berubah menjadi juara adalah isian krim fla susu (milk custard)! di penilaian ANTARA, pilihan ini cocok bagi anak-anak yang mana rata-rata menyukai rasa susu yang mana creamy dengan manis yang dimaksud bukan berlebihan.

Warna flanya sedikit mirip dengan varian keju, namun tambahan mengarah pada warna ikterus terang.

Sedikit catatan dari ANTARA, croissant taiyaki dari Gindaco ini kelihatannya akan datang tambahan enak bila dimakan di keadaan yang tersebut masih panas. Hal yang dimaksud bertujuan agar mempertahankan tekstur dermis adonan masih renyah juga flanya lumer sampai ke luar.

Artikel ini disadur dari Mencicipi kari dan taiyaki Jepang dengan gaya yang kekinian