Lifestyle

Jangan Salah, Ini adalah Perbedaan Sunscreen kemudian Sunblock

10
×

Jangan Salah, Ini adalah Perbedaan Sunscreen kemudian Sunblock

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sinar matahari adalah sumber kehidupan, namun paparan sinar ultraviolet (sinar UV) dari matahari dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. Dalam upaya melindungi epidermis dari efek buruk sinar matahari, berbagai komoditas yang mana tersedia di pasaran, seperti sunscreen serta sunblock.

Perbedaan Antara Sunscreen kemudian Sunblock

Meski banyak digunakan secara bergantian, sunscreen kemudian sunblock mempunyai perbedaan pada cara melindungi lapisan kulit dari sinar matahari. Sunscreen bekerja dengan menerima sinar UV kemudian mengonversinya berubah menjadi panas, sesudah itu melepaskannya dari kulit.

Sebaliknya, sunblock bekerja dengan memberikan lapisan fisik pada lapisan kulit yang tersebut memantulkan sinar UV. Dengan kata lain, sunscreen “menyaring” sinar matahari, sedangkan sunblock “memantulkan” sinarnya.

Dilansir dari Health, kebanyakan sunscreen belaka melindungi dari UVB (Ultraviolet B) serta sebagian UVA (Ultraviolet A) rays, sedangkan sunblock memberikan pemeliharaan lebih besar baik sebab melibatkan senyawa mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang mana menciptakan lapisan fisik di berhadapan dengan kulit.

Sunscreen atau Sunblock?

Dalam menentukan apakah memilih sunscreen atau sunblock, sangat tergantung pada preferensi kemudian keperluan setiap orang. Sunscreen yang tersebut biasanya hadir di bentuk krim, lotion, atau gel, lebih tinggi sederhana meresap ke di dermis kemudian banyak memberikan tampilan yang tersebut lebih lanjut ringan. Sementara itu, sunblock, yang mana cenderung lebih banyak tebal kemudian mungkin saja meninggalkan lapisan putih di kulit, memberikan pemeliharaan fisik yang tersebut kuat.

Dikutip dari Forbes, sunblock lebih banyak direkomendasikan bagi merekan yang miliki dermis sensitif atau rentan terhadap permasalahan dermis tertentu. Kandungan mineral di sunblock cenderung tambahan cocok untuk dermis sensitif, dikarenakan tiada menyebabkan iritasi atau alergi seperti beberapa substansi kimia yang tersebut ditemukan di sunscreen.

Namun, pilihan antara sunscreen juga sunblock juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas lalu keperluan lapisan kulit individu. Saat berolahraga atau beraktivitas dalam luar ruangan, sebagian penduduk mungkin saja lebih banyak memilih sunscreen yang tersebut ringan juga sederhana menyerap. Sementara warga lain kemungkinan besar memilih sunblock untuk pengamanan yang tersebut lebih tinggi intensif.

Cara Pemakaian Sunscreen lalu Sunblock

Penggunaan sunscreen dan juga sunblock sebaiknya berubah menjadi bagian dari rutinitas perawatan dermis harian. Dilansir dari Baylor Scott & White Health, pengaplikasian sunscreen atau sunblock dikerjakan setidaknya 15 hingga 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Hal ini memberikan waktu bagi hasil yang disebutkan untuk meresap ke di dermis lalu memberikan proteksi optimal.

Selain itu, total yang tepat yang harus digunakan adalah sekitar satu ons atau setara dengan satu sendok makan, untuk melindungi seluruh tubuh. Pemakaian ulang juga penting, khususnya pasca berenang, berkeringat, atau setiap dua jam sekali.

Dalam pengaplikasian ulang, jangan lupa untuk mencakup area yang tersebut banyak terlewat, seperti leher, belakang leher, serta telinga. Dikutip dari Verywell Health, barang sunscreen atau sunblock yang dimaksud baik adalah yang mana ber-SPF (Sun Protection Factor) minimal 30. Hal ini dapat memberikan proteksi yang tersebut baik terhadap sinar UVB . Untuk melindungi dari sinar UVA, pastikan komoditas yang disebutkan juga miliki label “Broad Spectrum”.

Artikel ini disadur dari Jangan Salah, Ini Perbedaan Sunscreen dan Sunblock