Berita

Gus Men Cek Bus Salawat Lansia lalu Disabilitas dengan Deck Khusus

15
×

Gus Men Cek Bus Salawat Lansia lalu Disabilitas dengan Deck Khusus

Sebarkan artikel ini
Gus Men Cek Bus Salawat Lansia tak lama kemudian Disabilitas dengan Deck Khusus

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyempatkan diri mengecek kesiapan bus salawat dan juga bus antarkota ke Terminal Syib Amir. Untuk bus salawat, pihak syarikah (perusahaan) sudah pernah menyiapkan bus yang tersebut ramah lansia kemudian disabilitas. Untuk memudahkan jemaah naik, deck bus ini bisa saja diturunkan. Pintu bus juga dilengkapi deck yang bisa saja dilewati kursi roda.

“Bus salawat disabilitas sudah ada disiapkan, ada sekitar 20 bus salawat juga lansia. Bus dilengkapi dengan deck yang tersebut bisa jadi dilewati kursi roda. Sehingga, ini memudahkan lansia juga disabilitas untuk mengakses masuk bus. Ini adalah kemajuan dari pelayanan,” sebut Menag Yaqut yang digunakan akrab dipanggil Gus Men.

Bus salawat produksi tertua adalah tahun 2019. Banyak juga yang dimaksud diproduksi pada 2022 dan juga 2023. Ada dua tipe, yaitu city bus serta bus ramah disabilitas/lansia. Untuk city bus, kapasitas mencapai 70 jemaah (duduk juga berdiri). Untuk bus disabilitas juga lansia, ada 18 kursi yang digunakan tersedia.

Pada bagian sedang bus, ada ruang untuk meletakkan kursi roda jemaah haji. Setiap bus dilengkapi dengan pendingin udara, pemecah kaca, P3K, Apar, GPS, ban cadangan, tombol pintu darurat, dan juga lainnya. Bus salawat akan melayani jemaah dari hotel ke Masjidil Haram selama 24 jam. Ada 22 rute yang mana disiapkan untuk antar jemput jemaah yang tinggal pada lima wilayah, yaitu Syisyah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, kemudian Rei Bakhsy.

Untuk bus antarkota, paling tua diproduksi 2019. Banyak juga yang mana produksi 2023 lalu 2024. Bus yang mana digunakan adalah type couch dengan kapasitas rata-rata 47 kursi. Meski demikian, setiap bus akan diisi maksimal 42 jemaah. Untuk keamanan serta kenyamanan jemaah, bus dilengkapi pendingin udara, kulkas, toilet, pemecah kaca, P3K, apar, GPS, USB, ban cadangan, tombol pintu darurat, bagasi bawah dengan kapasitas memadai (untuk bawan 42 jemaah).

Bus antarkota akan melayani rute: Bandara Madinah ke Hotel Madinah (dan sebaliknya), Hotel Madinah ke Hotel Makkah (dan sebaliknya), juga Bandara Jeddah ke Hotel dalam Makkah (dan sebaliknya. “Saya pastikan agar bus bukan hanya saja dipamerkan tapi pada waktunya dioperasikan agar dimanfaatkan jemaah haji kita,” lanjutnya. “Kita juga sudah siapkan 76 halte. Setiap halte akan ada tenaga transportasi yang digunakan berjaga 24 jam penuh secara bergantian,” tandasnya.

Artikel ini disadur dari Gus Men Cek Bus Salawat Lansia dan Disabilitas dengan Deck Khusus