Berita

BMKG Sebut Baru 8% Wilayah Tanah Air yang digunakan Masuk Musim Kemarau hingga Akhir April

20
×

BMKG Sebut Baru 8% Wilayah Tanah Air yang digunakan Masuk Musim Kemarau hingga Akhir April

Sebarkan artikel ini
BMKG Sebut Baru 8% Wilayah Tanah Air yang digunakan digunakan Masuk Musim Kemarau hingga Akhir April

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) melaporkan baru sejumlah 8% wilayah Negara Indonesia dari Zona Musim (ZOM) yang tersebut telah terjadi masuk musim kemarau hingga akhir April 2024.

“Baru 8% dari total Zona Musim Tanah Air memasuki musim kemarau. Sisanya masih mengalami musim hujan,” ungkap BMKG pada keterangannya, diambil hari terakhir pekan (26/4/2024).

BMKG mengungkapkan ketika ini tak ada area yang tersebut mengalami tidaklah ada hujan lebih tinggi dari dua bulan. Tercatat, wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara.

Kemudian dalam Riau bagian utara, sekitar Pangandaran Jawa Barat, sebagian kecil Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, kemudian sebagian Sulawesi Tengah.

BMKG menyatakan area kurang hujan terpanjang sampai dengan sedang April ini yakni berada dalam wilayah Cilegon, Banten lalu masuk ke kategori panjang.

Lebih lanjut, BMKG mengingatkan agar masyarakat hemat juga gunakan air secara bijak. Supaya dampak kekeringan bisa jadi kita hadapi bersama.

“Bagi wilayah yang dimaksud masih masuk musim hujan, yuk periksa lingkungannya supaya sanggup menampung lalu mengalirkan air hujan dengan baik,” imbaunya.

Artikel ini disadur dari BMKG Sebut Baru 8% Wilayah Indonesia yang Masuk Musim Kemarau hingga Akhir April