Ekonomi Bisnis

Besok lalu Akhir Pekan Dianjurkan Puasa Tarwiyah juga Arafah, Ini adalah Bacaan Niatnya

11
×

Besok lalu Akhir Pekan Dianjurkan Puasa Tarwiyah juga Arafah, Ini adalah Bacaan Niatnya

Sebarkan artikel ini
Besok sesudah itu Akhir Pekan Dianjurkan Puasa Tarwiyah juga Arafah, Ini adalah adalah Bacaan Niatnya

Jakarta, CNBC Nusantara – Sidang isbat yang tersebut diselenggarakan pada pekan lalu, Hari Jumat (07/06/2024), telah terjadi resmi menetapkan Hari Raya Idul Adha atau 10 Zulhijjah 1445 Hijriah jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Jelang Idul Adha, tepatnya dua hari sebelum hari raya kurban tersebut, yakni pada 8 Zulhijjah lalu 9 Zulhijjah umat Muslim disunahkan atau dianjurkan untuk berpuasa.

Artinya, mulai besok, Sabtu, 15 Juni 2024 bertepatan dengan 8 Zulhijjah 1445 H umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan puasa Tarwiyah.

Lalu, pada hari Minggu, 16 Juni 2024 bertepatan dengan 9 Zulhijjah 1445 H disunahkan melaksanakan puasa Arafah.

Puasa Arafah dilaksanakan pada hari kesembilan Zulhijjah atau menjauhi Hari Raya Idul Adha. Disebut puasa Arafah oleh sebab itu pada hari yang disebutkan umat Islam yang berhaji sedang melaksanakan wukuf di Arafah.

Mengutip portal Kementerian Agama RI, ada 10 amalan yang mana bila dikerjakan sejak awal Zulhijjah, maka pahalanya setara dengan haji dan juga umrah. Salah satu amalannya yaitu melaksanakan puasa Tarwiyah juga Arafah pada 8 dan juga 9 Zulhijjah.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT sudah pernah berfirman:

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ

Artinya: “Dan mereka itu yang digunakan mengatakan nama Allah pada hari-hari yang digunakan telah lama masyhur” (QS. Al-Hajj: 28)

Hari-hari masyhur yang tersebut dimaksud adalah 10 hari pertama bulan Zulhijjah. Hal ini sebagaimana dijelaskan di dalam pada hadits Rasulullah SAW.

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ.

Artinya: “Tiada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih lanjut diidolakan Allah daripada hari-hari ini. Yakni 10 hari pertama dari bulan Zulhijjah. Mereka (para shahabat) bertanya: “Wahai Rasulullah, lalu tidaklah juga berjihad pada jalan Allah (lebih utama darinya)?”, beliau bersabda: “Dan tiada juga berjihad di jalan Allah (lebih utama darinya), kecuali seseorang yang tersebut berjuang dengan dirinya dan juga hartanya kemudian ia bukan kembali dengan apapun.” (HR Bukhari lalu Muslim)

Niat Puasa Tarwiyah dan juga Arafah:

Niat Puasa Tarwiyah 8 Zulhijjah:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya:”Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah akibat Allah Ta’ala.”

Niat Puasa Arafah 9 Zulhijjah:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’ala

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah oleh sebab itu Allah Ta’ala.”

Artikel Selanjutnya Hal ini Bacaan Niat Puasa Ramadan: Arab, Latin & Artinya

Artikel ini disadur dari Besok dan Minggu Dianjurkan Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Bacaan Niatnya