Internasional

Ajudan Zelensky Sebut negara Ukraina Belum Siap Kompromi dengan Rusia

15
×

Ajudan Zelensky Sebut negara Ukraina Belum Siap Kompromi dengan Rusia

Sebarkan artikel ini

Jakarta – tanah Ukraina belum siap berkompromi dengan Rusia dan juga mengemukakan wilayah mana pun demi mengakhiri perang, kata Andriy Yermak selaku kepala staf Presiden tanah Ukraina Volodymyr Zelensky pada Selasa, 2 Juli 2024. 

Yermak merespons pertanyaan wartawan tentang pernyataan calon presiden Amerika Serikat Donald Trump, bahwa ia dapat segera mengakhiri konflik antara Rusia lalu Ukraina. 

Rusia telah terjadi melakukan invasi tanah Ukraina sejak Februari 2022. Berbicara untuk wartawan ketika berkunjung ke Washington, Yermak berkata negara Ukraina akan mendengarkan saran apa pun tentang cara mencapai “perdamaian yang digunakan adil” di pertempuran itu.

“Tetapi kami belum siap untuk berkompromi demi hal-hal kemudian nilai-nilai yang mana sangat penting … kemerdekaan, kebebasan, demokrasi, integritas wilayah, kedaulatan,” katanya, dikutipkan oleh Reuters

Sebelumnya Trump, capres dari Partai Republik yang tersebut akan maju ke pilpres Amerika Serikat tahun ini, mengklaim dapat segera menyelesaikan peperangan ke tanah Ukraina sebelum menjabat pada Januari 2025. Hal itu ia komunikasikan pada debat capres pekan lalu. 

Di debat itu, Trump tiada memerinci bagaimana ia akan mendamaikan kedua belah pihak. Namun dua penasihat Trump sudah pernah memberinya sebuah rencana yang tersebut mencakup ancaman memotong bantuan Negeri Paman Sam jikalau Kyiv tiada bernegosiasi dengan Moskow, menurut laporan kantor berita Reuters pekan lalu.

Meski demikian, Trump berkata pada debat yang disebutkan bahwa ia tidak ada menerima persyaratan Presiden Rusia Vladimir Putin. Persyaratannya salah satunya akan mengakhiri peperangan jikalau negara Ukraina setuju menyerukan empat wilayah merekan ke timur serta selatan, yang digunakan diklaim Rusia sebagai wilayah mereka. 

Yermak mengaku negara Ukraina tidaklah tahu bagaimana Trump akan menangani peperangan tersebut. Ia berkata, “Jawaban yang dimaksud jujur: Saya tak tahu. Mari kita lihat nanti.”

Ukraina akan melobi pemerintahan baru Negeri Paman Sam untuk terus memberikan dukungan, kata Yermak. Ia menambahkan bahwa negeri Ukraina telah lama menerima dukungan bipartisan dari Amerika Serikat serta jajak pendapat menunjukkan sebagian besar warga Negeri Paman Sam masih menggalang negeri Ukraina setelahnya dua tahun perang. 

Ia menyampaikan hasil pilpres nanti akan berubah menjadi kebijakan rakyat Amerika. “Kami akan menghormati pilihan ini,” kata beliau mengenai pemilihan umum Negeri Paman Sam pada 5 November mendatang. 

AS telah dilakukan mengucurkan bantuan militer senilai tambahan dari US$50 miliar untuk negeri Ukraina sejak 2022. Negara itu akan segera mengumumkan bantuan keamanan baru melampaui nilai US$2,3 miliar untuk Ukraina, kata Menteri Perlindungan Lloyd Austin pada Selasa. 

REUTERS

Artikel ini disadur dari Ajudan Zelensky Sebut Ukraina Belum Siap Kompromi dengan Rusia